Kota Tangsel NEWS

Wakil Walkot Tangsel Benyamin Davnie Godok Formula New Normal Untuk Di Mal

Tangsel
Ilustrasi. Presiden Jokowi Mempersiapkan untuk New Normal (foto: Viva)

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengaku tengah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyusun new normal itu.

Melansir dari TribunJakarta (26/5), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel tengah menggodok formula yang tepat bagi new normal warganya.

Pihaknya juga meminta saran kepada para intelektual agar kebijakan yang dihasilkan tepat guna.

“Sedang dalam pembahasan oleh lintas OPD dan nanti dikonsultasikan juga dengan para cendekia-cendikia dari perguruan tinggi,” ujar Benyamin melalui pesan singkat Selasa (26/5/2020).

Benyamin sempat bicara terkait pemberlakuan new normal di mal yang menjadi salah satu pusat keramaian warga Tangsel.

Menurutnya, antrean di setiap kasir pada toko di mal harus diatur menggunakan tanda garis berjarak satu meter.

“Saya minta dibuat garis satu meter satu meter di kasir,” ujarnya.

Selain itu, kamera pengawas di mal juga harus digunakan untuk memantau kerumunan.

Jika ada yang berkerumun di satu area tertentu, pengelola mal wajib menegur menggunakan pengeras suara.

“Terus dipasang CCTV dan pengumuman. Saya minta pengekola malnya, ‘jangan bergerombol di toko anu’,” ujarnya.

Benyamin mengatakan, disiplin new normal merupakan proses yang dijalani tahap demi tahap, tidak bisa langsung instan diterapkan.

Teguran dan peringatan menjadi komponen yang tidak terpisahkan.

New Disaster

Sebelumnya kegiatan Jokowi saat di mal dikomentari oleh Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Fadli Zon. Ia menyindir dengan menyebut bahwa Jokowi cocok menjadi Duta Mal Indonesia. (26/5)

Selain itu, politikus Partai Gerindra Fadli Zon juga melontarkan komentar soal jargon pemerintah tentang kehidupan new normal akibat pandemi virus corona covid-19.

Menurut Fadli, penanganan covid-19 yang amburadul justru menimbulkan new disaster bukan new normal.

Melalui Twitter-nya, Fadli Zon kebijakan yang tidak konsisten dalam penanganan covid-19 bisa menjadi bencana baru bagi rakyat Indonesia.

fadli zon
Cuitan Fadli Zon soal new normal dan new disaster. (Twitter/@fadlizon)

 

Lebih lanjut Fadli Zon memperkirakan penanganan yang inkonsisten ini tak hanya berdampak pada kasus penyebarannya, namun juga berdampak pada kepercayaan dunia terhadap Indonesia yang memudar.

Namun, Fadli berharap perkiraannya tentang dampak penanganan covid-19 ini salah.

“Kebijakan mencla-mencle dan penanganan covid-19 penuh inkonsistensi, bisa menjadi ‘new disaster’ (bencana baru ) bukan ‘new normal’. Tak hanya soal kasus penyebarannya, tapi kepercayaan dunia terhadap kita makin pudar. Bisa jadi kita tak bisa masuk ke banyak negara. Mudah-mudahan prediksi saya salah,” tulis Fadli pada Selasa (26/5/2020).