Kota Tangsel NEWS

Alat Inovasi BPPT Bantu Penanganan Covid-19 di Kota Tangsel

Inovasi BPPT Bantu Covid-19
Wali Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten Airin Rachmi Diany, Senin (8/6/2020) di Tangerang, menerima bantuan bantuan alat penanganan COVID-19 dari BPPT. (FOTO bekasitv.co,/HO-Humas Pemkot Tangsel)

Alat inovasi BPPT untuk penangangan virus corona diberikan kepada Pemkot Tangsel.

Demikian Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  Hammam Riza dalam keterangan yang diterima dari Dinas Kominfo Tangerang Selatan, Senin (8/06) di Tangerang.

Riza menjelaskan bantuan alat yang diberikan yakni 30 kotak  alat tes  polymerase chain reaction (PCR) Biocov-19, satu unit alat analisa PCR Applied Biosystem 7300. Selain itu ada pula  satu unit mobil “hand washer”, satu unit ventilator dan 30 kotak biskuit pangan darurat.

Dijelaskannya bahwa produk tersebut merupakan inovasi BPPT bersama Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan COVID-19 (TFRIC19).

Kemudian, produk – produk inovasi tersebut telah melalui serangkaian uji dan validasi serta telah memiliki izin edar sehingga siap untuk digunakan di fasilitas-fasilitas kesehatan.

“Produk tersebut merupakan hasil riset dan inovasi BPPT dan TFRIC-19 untuk berupaya membantu memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Sekaligus mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan,” katanya.

Ia berharap produk inovasi yang diserahkan ke Pemkot Tangsel bisa bermanfaat bagi masyarakat serta membantu mempercepat menangani COVID-19 dengan melakukan tes skrining, sperti halnya alat tes PCR yang akurasinya mencapai 100 persen untuk membuktikan seseorangterkena virus COVID-19

“Kelima produk yang kami serahkan bisa semakin membantu mendeteksi secara cepat terutama saat menjalani aktivitas normal baru,” katanya.

Hilir Terjaga

Wali Kota Tangerang Selatan yakni Airin Rachmi Diany menyampaikan terima kasih atas bantuan alat kesehatan yang diberikan BPPT.  Bantuan ini akan membantu tim Gugus COVID-19 semakin lebih terfokus untuk menangani dan memutus rantai virus corona.

“Kami berterima kasih alat yang dibuat BPPT dan TFRIC-19 sangat membantu kami untuk melakukan tes skrining kepada masyarakat yang hasilnya bisa didapat secara akurat dan cepat untuk menanganinya,” katanya.

Airin menambahkan bahwa dari diskusi yang dilakukan oleh pihaknya dengan BPPT, bahwa peralatan ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembatasan penyebaran wabah COVID-19. Setelah diteliti bahwa dalam membuat produk ini juga tidak membutuhkan biaya yang besar.

Saat ini, Airin yakin di tengah wabah ini, ada banyak inovasi yang dilakukan oleh pemerintah dan salah satunya adalah produk yang dikeluarkan oleh BPPT itu.

Nantinya, ia yakin bahwa fungsinya akan terus berubah menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Ditambahkannya, dengan adanya fasilitas itu akan mengurangi beban garda terdepan petugas yang menghadapi langsung wabah COVID-19 ini.

”Dengan adanya bantuan dari BPPT ini, akan membantu pemkot dengan seluruh pemangku kepentingan memastikan agar hilir bisa terjaga,” katanya.

Diharapkan dengan adanya karya anak bangsa yang dikumpulkan oleh BPPT ini, Indonesia bisa mengatasi masalah wabah COVID-19 dan mengangkat produk yang dibuat sendiri oleh anak muda bangsa Indonesia, demikian Airin Rachmi Diany.[*]

Editor: Albayan