Kota Tangsel NEWS

Revitalisasi Pasar Ciputat Terancam Bakal Mundur 2021, Ini Alasannya

Revitalitasasi Pasar Ciputat
Pasar Ciputat rencananya akan dilakuka peremajaan dan revitalisasi (foto: bisnis.com)

Peremajaan dan revitalisasi Pasar Ciputat bakal tipis peluangnya terealisasi tahun 2020 ini. Pasalnya Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) kota Tangerang Selatan menurun akibat Covid-19.

Melansir dari Wartakotalive.com anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Fraksi PKS, Sri Lintang Rosi, memprediksi PAD Tangsel tak dapat memenuhi target.

“Kalau anggaranya nanti kita lihat saja, kemungkinan nanti bisa tahun 2021 sepertinya. Kalau di 2020 ini enggak mungkin, sekarang saja PAD kita jelas menurun karena Covid-19i,” kata Sri, Jumat (12/6/2020).

Sebab itu, rencana peremajaan dan revitalisasi Pasar Ciputat tidak dapat berjalan di tahun 2020 ini.

“Proyek-proyek atau bangunan-bangunan yang sedang dibangun di 2021 juga mundur pelaksanaannya. Kalau misalnya PAD kita akhirnya bisa mencapai target kemungkinan bisa dibangun tahun ini,” tandasnya.

Sri mengatakan, ia setuju tehadap rencana Pemerintah Kota Tangsel dalam meremajakan Pasar Ciputat.

Sebab, peremajaan itu dapat mengurai kesemrawutan penataan pada Pasar Ciputat.

Kesemrawutan tersebut turut berimbas akan jalur protokol yang berada di sekitar kawasan Pasar Ciputat.

“Kalau rencananya sudah lama. Menurut saya memang sebaiknya revitalisasi.  Supaya lalu lintas di sana enggak semerawut, kemudian memanfaatkan lahan yang ada dengan bagus ya,” ujar Sri.

“Soalnya lantai dua (gedung Plaza Ciputat) kosong engga kemanfaatkan, sayang sudah dibangun. Jadi biar tertata rapi, terutama memang kesemrawutan jalanan ya, jadi pedagang yang di luar bisa ditertibkan,” sambungnya.

Revitalisasi Jalan Terus

Sementara itu, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan, revitalisasi Pasar Ciputat targetnya Juni 2020 ini.

“Insya Allah mudah-mudahan on proses Juni ini minggu ketiga. Minggu keempat sudah bisa mereka merelokasi untuk pedagang-pedagang yang akan kita revitalisasi Pasar Ciputatnya,” kata Airin dalam keterangannya, Jumat (5/6/2020).

Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan (Disperindag Kota Tangsel) pun tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait rencana revitalisasi Pasar Ciputat.

“Jadi ini pertemuan sosialisasi yang kesekian kali dengan para pedagang artinya mengingatkan kembali terkait dengan rencana program untuk pemenuhan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Wali Kota Tangsel,” kata Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana saat ditemui di kawasan Pasar Ciputat, Tangsel, Jumat (5/6/2020).

Maya menjelaskan, sosialisai dilakukan karena masih ada segilintir pedagang yang tidak sepaham dengan pihak pemerintah.

Beberapa pedagang tersebut enggan direlokasi ke tempat yang telah disediakan yakni di Plaza Ciputat.

“Proses relokasi pedagang kan harus perlu pemahaman yang sama dan sudah kita lakukan dari mulai secara langsung kemudian juga sosialisasi,” jelas Maya.

“Jadi ini yang harus kita samakan persepsi intinya. Karena punya sekian banyak pedagang walau sebagian besar sudah setuju,” ujarnya lagi.[*]

Wartakotalive